Selasa, 17 Desember 2013

URAIAN MATERI CARA KERJA ENZIM


Nama                         : RESTI UTAMI
NIM                           : 1112016100010
KELAS                      : BIOLOGI 3A

Kompetensi Dasar 3.2: Memahami peran enzim dalam proses metabolisme dan menyajikan data tentang proses metabolisme berdasarkan hasil investigasi dan studi literatur untuk memahami proses pembentukan energi pada manusia.
Kompetensi Dasar 4.2 : Melaksanakan percobaan dan menyusun laporan hasil percobaaan tentang cara kerja enzim.
TUJUAN                     : Siswa dapat memahami peran enzim dan cara kerja enzim dalam proses     metabolisme .


URAIAN MATERI :
Enzim (biokatalisator) adalah senyawa protein sederhana maupun protein kompleks yang bertindak sebagai katalisator spesifik. Enzim yang tersusun dari protein sederhana jika diuraikan hanya tersusun atas asam amino saja, misalnya pepsin, tripsin, dan kemotripsin. Sementara itu, enzim yang berupa protein kompleks bila diuraikan tersusun atas asam amino dan komponen lain.
Enzim lengkap atau sering disebut holoenzim, terdiri atas komponen protein dan nonprotein. Komponen protein yang menyusun enzim disebut apoenzim. Komponen ini mudah mengalami denaturasi, misalnya oleh pemanasan dengan suhu tinggi. Adapun penyusun enzim yang berupa komponen nonprotein dapat berupa komponen organik dan anorganik. Komponen organik yang terikat kuat oleh protein enzim disebut gugus prostetik, sedangkan komponen organik yang terikat lemah disebut koenzim. Beberapa contoh koenzim antara lain:
  • vitamin (vitamin B1, B2, B6, niasin, dan biotin), NAD (nikotinamida adenin dinukleotida), dan koenzim A (turunan asam pentotenat).
  • Komponen anorganik yang terikat lemah pada protein enzim disebut kofaktoratau aktivator, misalnya beberapa ion logam seperti Zn2+, Cu2+, Mn2+, Mg2+, K+, Fe2+, dan Na+ .
Cara Kerja Enzim : Salah satu ciri khas enzim yaitu bekerja secara spesifik. Artinya, enzim hanya dapat bekerja pada substrat tertentu. Bagaimana cara kerja enzim? Beberapa teori berikut menjelaskan tentang cara kerja enzim
a. Lock and Key Theory (Teori Gembok dan Kunci) Teori ini dikemukakan oleh Fischer(1898). Enzim diumpamakan sebagai gembok yang mempunyai bagian kecil dan dapat mengikat substrat. Bagian enzim yang dapat berikatan dengan substrat disebut sisi aktif. Substrat diumpamakan kunci yang dapat berikatan dengan sisi aktif enzim.
Teori Lock and Key (Kunci dan gembok)
Cara kerja enzim menurut Teori Lock and Key sebagai berikut.
Selain sisi aktif, pada enzim juga ditemukan adanya sisi alosterik. Sisi alosterik dapat diibaratkan sebagai sakelar yang dapat menyebabkan kerja enzim meningkat ataupun menurun. Apabila sisi alosterik berikatan dengan penghambat (inhibitor), konfigurasi enzim akan berubah sehingga aktivitasnya berkurang. Namun, jika sisi alosterik ini berikatan dengan aktivator (zat penggiat) maka enzim menjadi aktif kembali.
b. Induced Fit Theory (Teori Ketepatan Induksi) Teori berikutya yang mencoba menjelaskan cara kerja enzim adalah teori Induced Fit (ketepatan induksi). Sisi aktif enzim bersifat fleksibel sehingga dapat berubah bentuk menyesuaikan bentuk substrat.
Enzim terbagi 2 yaitu : Apoenzim dan Kofaktor.
a.      Apoenzim adalah bagian protein dari enzim, bersifat tidak tahan panas, dan berfungsi menentukan kekhususan dari enzim. Contoh, dari substrat yang sama dapat menjadi senyawa yang berlainan, tergantung dari enzimnya.
b.      Kofaktor adalah komponen enzim yang bersifat non protein yang berfungsi untuk mengaktifkan enzim.
Kofaktor pada Enzim meliputi :
Ø  Ion – ion an organik
Ø  Gugus prostekti
Ø  Koenzim
Dalam hal ini enzim memerlukan metabolisme . Apa itu metabolisme ? Metabolisme adalah pertukaran zat antara suatu sel atau suatu organisme secara keseluruhan dengan zat antara suatusel atau organisme secara keseluruhan dengan lingkungannya.Metabolisme berasal dari kata Yunani “Metabole” ynisme hang berarti perubahan. Metabolisme kadang juga diartikan pertukaran zat antaara satu sel atau secara keseluruhan dengan lingkungannya.
. Salah satu aktivitas protoplasma yang penting adalah pembentukan sel baru dengan cara pembelahan. 
Metabolisme meliputi Katabolisme dan Anabolisme .
              Katabolisme, yaitu reaksi yang mengurai molekul senyawa organik untuk mendapatkan energi .
Anabolisme, yaitu reaksi yang merangkai senyawa organik dari molekul-molekul  tertentu, untuk diserap oleh sel tubuh.
Pada katabolisme di contoh kan seperti katabolisme pada karbohidrat yang meliputi pemecahan polisakarida menjadi mono sakarida dan pemakaian glukosa pada proses respirasi.
Dalam pemakain glukosa pada proses respirasi dibagi menjadi dua :
ü  Proses Aerob   : glikolisis, siklus krebs, Transpor Elektron
ü  Prose Anaerob : Fermentasi
Pada anabolisme di contohkan pada Fotosintesis. Fotosintesis terjadi pada 2 tahap . yaitu reaksi terang dan reaksi gelap.Fotosintensis adalah proses pembentukan karbohidrat dari karbon dioksida (CO2) dan air (H2O) dengan bantuan sinar matahari.Reaksi terang adalah proses fotosintesis yang membutuhkan cahaya.Reaksi gelap adalah proses fotosintesis yang tidak membutuhkan cahaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar